Tanpa sengaja pada hari libur kemarin, saya dan istri saya menyaksikan sebuah acara infotainment..dalam cerita tersebut di kisahkan seorang vokalis dari sebuah band “berwarna “yang sangat-sangat terkenal saat ini , harus menghadapi tuntutan cerai dari sang istri..hal ini disebabkan kecemburuan sang istri karena sang vokalis tertangkap memberikan hadiah spesial kepada seorang artis wanita lain yang juga sangat terkenal dan masih sangat muda…
Teman…entah mengapa..saya dan istri begitu terkesima melihat berita tersebut….bukan hebohnya berita tersebut..tapi…mengapa mudah sepasang suami istri mengucapkan kata cerai…dan tentu saja mengapa bodohnya seorang lelaki yang beristri memberi hadiah spesial kepada wanita lain tanpa merasa akan berdampak pada keluarga .
Teman…saya sering kali tersenyum dan menitikan air mata ketika melihat wajah istri saya ketika dia terlelap dalam tidurnya….karena saya mengingat bagaimana kasih sayangnya kepada saya, bagaimana lelahnya dia dalam merawat anak-anak kami, bagaimana dia merawat saya ketika saya sakit, melayani saya…memijat saya ketika lelah…selalu menyempatkan membukakan pintu ketika saya pulang malam..menawari makan.
Teman..istri saya hanyalah wanita rumah tangga biasa yang kesehariannya habis untuk merawat anak-anak kami dan juga melayani saya, istri saya bukanlah wanita karir yang pandai dalam urusan bisnis atau bidang tertentu. Istri saya hanya wanita biasa yang kadang waktunya diisi dengan kegiatan sosial kecil-kecilan di sekitar rumah untuk mendapatkan tambahan pahala kebaikan.
Tapi saya merasa saya mendapatkan anugrah dari Allah, karena saya tidak yakin akan mendapatkan apa yang saat ini saya dapatkan dari wanita lain. Saya tidak yakin wanita lain akan menerima segala kekurangan yang begitu banyak yang saya miliki saat ini.
Teman..setiap kali marah saya, lelah saya, hilangnya semangat saya….saya selalu mengingat bagaimana pertama kali kami berjumpa, memutuskan menikah , bagaimana kami melewati tahun pertama pernikahan kami , putri pertama kami, putri kedua….membangun rumah…mengatasi masalah bersama..wajahnya ketika terlelap.
Teman…Apakah memang begitu mudah untuk mengatakan berpisah terhadap orang yang telah lama bersama, berjuang bersama, bahagia, sengsara….jangan pernah untuk mencoba menyakiti orang yang telah bersama kita dengan melalukan perbuatan yang tidak pantas untuk dilakukan…jangan pernah untuk mencoba atau bahkan mendekati.
Ketika tiba saatnya cobaan dan godaan datang…ingatlah selalu orang yang telah memberi begitu banyak kebahagiaan untuk kita…anak-anak yang terus berharap kasih sayang dari kedua orang tuanya…lihat wajah mereka ketika malam telah menenggelamkan semua kesibukan manusia.
Teruslah berdoa agar cinta sejati itu terus ada dihati kita.