Solusinya….Matikan TV

November 23, 2007 by iwibisana

tv2.jpgPutri saya yang paling besar Adzra Bilah Syazwina dan yg paling kecil Adzra Bilah Izzah mempunya kebiasaan tidur yang cukup menganggu istri saya sebagai ibunya, bayangkan anak-anak saya yg berumur hampir 4 tahun dan 2 tahun itu baru bisa tidur jika jam sudah menunjukan pukul 11 atau 12 malam, malah terkadang sampai jam 1 malam.

Sebagai orang tua kami cukup khawatir dengan kebiasaan tidur ini, karena selain cukup melelahkan bagi kami orang tuanya, terutama istri saya yang setiap hari merawat mereka berdua juga kami khawatir dengan sekolah Wina, karena ketika sudah mulai masuk TK A, dia harus sudah hadir di sekolahnya paling lambat jam 8.

Mulailah kami mencari solusi agar Putri kami dapat tidur lebih cepat, berbagai buku dan majalah kami beli, browsing sana-sini dan juga berkonsultasi ke Dokter

Solusi pertama yang kami coba adalah dengan membangunkan putri-putri kami lebih pagi..memang cara ini berhasil..tetapi hanya berlangsung 1 minggu..karena ternyata dengan membangunkan lebih pagi..maka tidur siang putri kami jadi lebih panjang hingga 2-3 jam…dan setelah tidur siang tersebut..putra-putri kami seperti robot yang memiliki bateri litium baru. Semakin bersemangat dimalam hari…seperti kelinci energizer..

Solusi kedua adalah dengan mengajak bermain pada saat jam tidur siang..artinya kami berusaha meniadakan tidur siang, hasilnya…setelah jam 5 putri kami mengantuk..dan tertidur…berhasil !!!

Oh ternyata tidak..karena keduanya bangun di jam 8 – 9 malam…bayangkan….!!!

Jam 12.00 malam telah berlalu..dan keduanya masih asyiik bermain…gagal total..

macam-macam cara telah dilakukan..mengajak ke tempat tidur lebih cepat, mengajak berenang, cuma memberi obat tidur saja yg Haram kami lakukan..

Setelah teliti punya teliti ada satu kebiasaan putri kami yang menurut saya menghalangi mereka tidur cepat….

TELEVISI….

rupanya keduanya aysiik menonton televisi ketika jam tidur telah tiba…dan menangis ketika TV dimatikan, inilah yang menganggu siklus tidur keduanya.

Mulailah diatur rencana agar anak kami tidak lagi berlebihan menonton tv. Mungkin sedikit extreem per-hari senin mulailah saya mencabuti antena televisi ( kebetulan antena yang digunnakan indoor ) dan saya sembunyikan di dapur.

Hari pertama memang cukup berat..malam hari keduanya meraung-raung meminta menyalakan tv, kebetulan yang tampil hanya layar biru..dan walaupun hanya warna biru keduanya meminta agar tv tidak dimatikan.

Hari kedua masih seperti itu, Wina yang mengerti hal ini meminta saya mengembalikan antena televisi dan dia menanyakan mengapa saya menyembuyikan antena Tv dan hanya diperbolehkan menonton Tv pada hari sabtu dan minggu.

Dengan bahasa yang mudah kami menjelaskan dan tampaknya Wina mengerti, lainya dengan si kecil Izzah yang terus merengek, tetapi seminggu berlalu keduanya sudah mulai terbiasa untuk tidak menonton Tv, kami hanya memperbolehkan menonton VCD cerita anak seperti Ping-ping dan kartoon lainya.

Walhasil, jam 10 malam keduanya sudah tertidur lelap dan bangun di jam 6 pagi, kadang lebih pagi lagi..dan Wina sudah terbiasa berangkat ke sekolah jam 8 kurang.

Sekarang saya sudah tidak repot lagi menyembunyikan antena tv, antena tv cukup diletakan di keranjang mainan mereka dan mereka tidak meminta menonton tv kecuali pada hari sabtu dan minggu.

Bahkan ketika ada teman-teman mereka yg datang ke rumah dan ingin menonton tv, Wina sudah mampu menjelaskan bahwa siaran tv hanya dinyalakan pada hari sabtu dan minggu.

Jadi solusinya ternyata ….MATIKAN TV..

Motor Pertama

June 21, 2007 by iwibisana

Supra-X !!

Pas mulai ngumpulin duit untuk biaya nikah kerasa deh semua pengeluaran harus ditekan seminim mungkin, tentu aja karena tinggal di bekasi kerja di mampang, yg pertama kepikiran biaya transportasi.

Dengan sedikit keahlian mengendara motor ( walau cuma muter-muter di bekasi ) dan juga sedikit uang hasil ngumpulin THR dan gaji ditambah subsidi dari orang tua jadilah beli motor..setelah hitung menghitung dengan bunga kredit dibanding dengan beli cash…jadilah beli cash seharga Rp 12.300.000.

3 hari motor sudah nongkrong di rumah..masih nunggu STNK keluar sekitar 2 minggu..ditambah lagi menghaluskan motor supaya bisa dibawa agak ngebut… sekitar 500 Km sampai ganti olie pertama…motor dipinjamkan ke adik, kakak untuk dipake muter-muter sekitar rumah. Sambil nunggu..ngurus SIM…di Polres Bekas, he..he..blom masuk ke Kantor Polres udah banyak calo-calo gentayangan di depan..bukan cuma calo preman…tapi juga calo berbaju seragam.

Berbekal info dari kakak ipar, langsung aja ke depan loket minta formulir lagi-lagi ditawarin jalur by pass, gelagat gak beres….sambil nunggu ngisi formulir..lagi-lagi di nasehatin sama sesama calon pemegang SIM..lewat jalur by pass…kalo gajk mau muter-muter dan ngulang-ngulang.

akhirnya nyerah juga..lewat jalur by pass..nguras kantong…sekalian aja bikin SIM A

Akhirnya bisa juga berangkat ke kantor dengan motor baru…supra-x !!!

he..he..kebayang deh..walaupun Jakarta belum semacet sekarang tapi tetep jalan gak ngebut…masih pengenalan medan..

1 minggu dah mengenal medan dengan lancar…udah bisa lari 70-90 Km/Jam….

Udah hampir 5 tahun motor ini menemani perjalanan ke kantor..bulak-balik Mampang Bekasi. Panas, hujan, badai, banjir

mogok, lancar, macet…

Alhamdulillah selama 5 tahun blom ada kecelakaan fatal yang terjadi, paling nyerempet..kena spion..dimarahin..jatoh..

Lihat punya lihat speedometer sudan menujukan angka 60.000 Km dalam 2 tahun, dan sekarang sudah menembus 120.000 Km..dan motor supra-x sudah nampak kepayahan, tiap bulan ada saja yg minta diganti…mungkin karena perawatan kurang memadai…..

Dibandingkan dengan biker-biker sekarang tampak supra-x ini seperti barang antik, walaupun velg sudah racing ( walaupun murahan ) tetapi sudah banyak luka di badan dan lampu penerangan pun diganti dengan lampu seadanya.

Hasrat ingin menganti dengan keluaran terbaru masih terbentur dengan kenangan dan kebanggaan motor hasil jerih payah sendiri dan tentunya budget yang masih terbatas.